Saat berada di kantor bersama teman-teman sendiri, tentu Anda akan
merasa lebih bebas untuk berinteraksi bahkan hingga tertawa
terbahak-bahak. Namun akan beda halnya saat Anda terlibat pertemuan
dengan mitra bisnis atau klien Anda dalam suasana bisnis.
Berikut enam etika bisnis yang harus dipahami dan
dilakukan para profesional:
1. Sebutkan nama lengkap Anda
Dalam
situasi bisnis, Anda sebaiknya menyebutkan nama lengkap Anda saat
berkenalan. Namun jika nama Anda terlalu panjang atau sulit diucapkan,
Anda lebih baik sedikit menyingkatnya.
2. Berdirilah saat memperkenalkan diri
Berdiri
saat mengenalkan diri Anda akan menegaskan kehadiran Anda. Jika
kondisinya tidak memungkinkan Anda untuk berdiri, setidaknya mundurkan
kursi, dan sedikit membungkuk agar orang lain menilai positif kesopanan
Anda.
3. Ucapkan Terima Kasih secukupnya
Dalam
percakapan bisnis dengan siapapun, bos atau mitra perusahaan, Anda
hanya perlu mengucapkan terima kasih satu atau dua kali. Jika Anda
mengatakannya berlebihan, orang lain akan memandang Anda sangat
memerlukannya dan sangat perlu bantuan.
4. Sebarkan ucapan terima kasih lewat email setelah pertemuan bisnis
Setelah
Anda menyelesaikan pertemuan bisnis, kirimkan ucapan terima kasih
secara terpisah ke email pribadi rekan bisnis Anda. Pengiriman lewat
email sangat disarankan, mengingat waktu tibanya akan lebih cepat.
5. Jangan duduk sambil menyilang kaki
Tak
hanya wanita, para pria pun senang menyilangkan kakinya saat duduk.
Namun untuk kondisi kerja, posisi duduk seperti ini cenderung tidak
sopan. Selain itu, posisi duduk seperti ini juga bisa berpengaruh
negatif pada kesehatan Anda.
6. Tuan rumah yang harus membayar
Jika
Anda mengundang rekan bisnis Anda untuk makan di luar, maka Anda yang
harus membayar tagihan. Lalu bagaimana jika Anda seorang perempuan,
sementara rekan bisnis atau klien Anda, laki-laki, dan ingin membayar?
Anda tetap harus menolaknya. Anda bisa mengatakan, perusahaan yang
membayarnya dan itu bukan uang pribadi Anda.
Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/655741/6-etika-bisnis-yang-harus-diketahui-profesional
Tidak ada komentar:
Posting Komentar