PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Menulis dan berpikir
merupakan dua kegiatan yang dilakukan secara bersama dan berulang-ulang. Dengan
kata lain, tulisan adalah wadah yang sekaligus merupakan hasil pemikiran.
Melalui kegiatan menulis, penulis dapat mengkomunikasikan pikirannya. Melalui
kegiatan berpikir, penulis dapat meningkatkan kemampuannya dalam menulis.
Karangan adalah hasil
tulisan yang mengungkapkan ide, perasaan, atau pemikiran pengarang dalam satu
kesatuan tema yang utuh dan menyampaikannya melalui bahasa tulis kepada pembaca
untuk dipahami. Karangan merupakan karya tulis
hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya
melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami
1.2 Rumusan Masalah
1.
Apa yang dimakud
dengan skripsi, tesis dan disertasi ?
2.
Apa perbedaan
skripsi, tesis dan disertasi?
3.
Apa yang dimaksud
dengan karangan ilmiah popular?
4.
Apa perbedaan
karangan ilmiah popular dengan ilmiah murni?
5.
Apa yang dimaksud
dengan jurnal?
1.3
Tujuan
1.
Untuk memahami
pengertian skripsi, tesis dan disertasi.
2.
Untuk mengetahui
perbedaan skripsi, tesis dan disertasi.
3.
Untuk memahami
pengertian karangan ilmiah popular.
4.
Untuk mengetahui
perbedaan karangan ilmiah popular dengan ilmiah murni.
5.
Untuk memahami
pengertian jurnal
PEMBAHASAN
Karangan merupakan
karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan
menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. Setiap karangan mengandung ide
dari pengarang, proses mengarang dimulai dengan lahirnya sebuah ide induk yang
terpikirkan atau ditemukan oleh seseorang yang akan mengarang. Ide induk itu
biasanya terlampau luas, cukup kabur, dan perlu diolah lebih lanjut untuk
menjadi suatu topik atau pokok soal karangan yang memadai.
Karangan
ilmiah adalah biasa disebut karya ilmiah, yakni laporan tertulis dan
diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah
dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika
keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Ada berbagai jenis karya ilmiah, antara lain laporan
penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada
dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan,
dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan
bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.
Pengertian
Skripsi, Tesis dan Disertasi
Skripsi merupakan karya tulis ilmiah
hasil penelitian dan/atau percobaan yang disusun oleh mahasiswa di bawah
bimbingan dosen pembimbing skripsi dan dipertanggung-jawabkan dalam suatu
Sidang Ujian Akhir Program untuk memenuhi persyaratan memperoleh derajat
kesarjanaan strata satu (S1). Skripsi sebagai salah satu syarat yang harus
dipenuhi sebagai bagian untuk mendapatkan gelar sarjana (S1). Skripsi menjadi
salah satu pembeda antara jenjang pendidikan sarjana (S1) dan diploma (D3).
Tesis adalah salah satu karya
ilmiah tertulis yang disusun mahasiswa secara individual berdasarkan hasil
penelitian empiris untuk dijadikan bahan kajian akademis. Tesis adalah
pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen-argumen untuk dikemukakan,
merupakan hasil dari studi yang sistematis atas masalah, tesis mengandung
metode pengumpulan, analisis dan pengolahan data, dan menyajikan kesimpulan
serta mengajukan rekomendasi. Tesis adalah karya ilmiah yang disyaratkan untuk
lulus pendidikan jenjang S2.
Disertasi adalah karya ilmiah
mahasiswa untuk jenjang pendidikan S3 yang berupaya menciptakan suatu teori
baru dengan menguji hipotesis yang disusun berdasarkan teori yang sudah ada.
Disertasi berupa paparan diskusi yang menyertai sebuah pendapat atau argumen.
Perbedaan
Skripsi, Tesis dan Disertasi
Secara umum,
perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi dapat dilihat dari dua aspek,
yaitu aspek kuantitatif dan aspek kualitatif. Dari aspek kuantitatif, secara
literal dapat dikatakan bahwa disertasi lebih berat bobot akademisnya daripada
tesis dan tesis lebih berat bobot akademisnya daripada skripsi. Pada dasarnya,
aspek-aspek kualitatif yang membedakan skripsi, tesis, dan disertasi dapat
dikemukakan secara konseptual, namun sulit untuk dikemukakan secara
operasional. Berikut dikemukakan aspek-aspek yang dapat membedakan skripsi,
tesis, dan disertasi, terutama yang merupakan hasil penelitian kuantitatif.
Karangan
Ilmiah Populer
Karya
tulis semi ilmiah merupakan sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi
dalam satu tulisan yang ditulis dengan bahasa konkret dan formal, kata-katanya
teknis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan kebenarannya. Karya
tulis ini juga merupakan sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam
satu tulisan dan penulisannya tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya
mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering dimasukkan dalam
karya tulis ini. Karya tulis semi ilmiah biasanya digunakan dalam komik,
anekdot, dongeng, hikayat, novel, roman dan cerpen.
Perbedaan Karangan Ilmiah Popular
Dengan Ilmiah Murni
Perbedaan
antara ilmiah populer dengan ilmiah murni (skripsi, tesis, desertasi, dan
lain-lain) terletak pada bahasa penyampaian yang digunakan. Karya tulis ilmiah
murni ditampilkan dalam bahasa baku dan sangat terikat dengan kaidah bahasa
Indonesia resmi. Sementara ilmiah populer ditampilkan dengan bahasa yang lebih
luwes, serta dapat dipahami masyarakat umum. Dari segi topik bahasan, tulisan
ilmiah populer cenderung membahas permasalahan yang berkaitan dengan masyarakat
di sekitarnya. Berbeda dengan karya tulis ilmiah murni yang lebih sering
berkutat dalam bidang ilmiah yang jauh dari jangkauan masyarakat awam. Sarana
untuk mempublikasikan karya ini hampir tidak ada yang berdiri sendiri secara
utuh. Biasanya dalam suatu media massa, karya ini dipadukan dengan karya tulis
nonilmiah. Karya ilmiah populer dapat kita jumpai pada majalah, koran atau
tabloid.
Jurnal
Jurnal
adalah terbitan berkala yang berbentuk pamflet berseri berisi bahan yang sangat
diminati orang saat diterbitkan . Bila dikaitkan dengan kata ilmiah di belakang
kata jurnal dapat terbitan berarti berkala yang berbentuk pamflet yang berisi
bahan ilmiah yang sangat diminati orang saat diterbitkan.
PENUTUP
Kesimpulan
Karangan adalah hasil
tulisan yang mengungkapkan ide, perasaan, atau pemikiran pengarang dalam satu
kesatuan tema yang utuh dan menyampaikannya melalui bahasa tulis kepada pembaca
untuk dipahami.
Karangan ilmiah ialah
karangan yang mengungkapkan buah pikiran hasil pengamatan, penelitian, atau
peninjauan terhadap sesuatu yang disusun menurut metode dan sistematika
tertentu, dan yang isi serta kebenarannya dapat dipertanggung jawabkan.
Ciri-ciri karangan ilmiah adalah karangannya logis, sistematis, teruji dan
bahasanya bersifat lugas.
Skripsi dijadikan
syarat kelulusan di program S-1 (sarjana) dengan maksud memberikan kesempatan
kepada mahasiswa untuk menunjukkan bahwa dia dapat menerapkan langkah-langkah
pendekatan ilmiah untuk memperoleh pengetahuan dan melaporkannya secara
tertulis. Biasanya, dalam skripsi tidak dituntut adanya sintesis baru atau
penemuan baru.
Thesis dijadikan
syarat kelulusan di program S-2 (magister) dengan maksud memberikan kesempatak
kepda mahasiswa untuk menunjukkan bahwa dia dapat mebuat suatu sintesis baru
atau penerapan pengetahuan yang sudah ada, dan melaporkannya secara tertulis.
Disertasi dijadikan
syarat kelulusan di program S-3 (doctor) dengan maksud memberikan kesempatan
kepada mahasiswa untuk menunjukkana bahwa dia memahami (mengikuti) perkembangan
mutakhir pengetahuan ilmiah di bidang ilmunya dan memberikan sumbangan
pada perkembangan ilmu itu melalui penemuan baru yang orisinal yang
dilaporkannya secara tertulis.
Jurnal
adalah terbitan berkala yang berbentuk pamflet berseri berisi bahan yang sangat
diminati orang saat diterbitkan .
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar