Sabtu, 22 Maret 2014

Softskill - Karangan



Karangan



                                       PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
                Karangan adalah suatu karya tulis dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikan melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami atau hasil tulisan yang mengungkapkan ide, perasaan, atau pemikiran pengarang dalam satu kesatuan tema yang utuh dan menyampaikannya melalui bahasa tulis.

1.2 Rumusan Masalah
1. Apakah yang dimaksud dengan karangan?
2. Apakah yang dimaksud sifat dan bentuk karangan?
3. Apakah cirri-ciri karangan ilmiah dan non ilmiah?
4. Apakah cirri-ciri karangan ilmiah popular?

1.3 Tujuan
            Untuk lebih memahami arti dari karangan, untuk mengetahui macam, bentuk dan sifat karangan, untuk mengetahui ciri-ciri karangan ilmiah, non ilmiah dan cirri-ciri karangan popular.



                                                PEMBAHASAN
            Karangan adalah suatu karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. Lima jenis karangan yang umum dijumpai dalam keseharian adalah narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi.

Macam, sifat dan bentuk karangan
Macam-macam karangan :
 Narasi adalah karangan yang berisi tentang rangkaian peristiwa yang susul-menyusul sehingga membentuk alur cerita.
Deskripsi adalah karangan yang berisi gambaran mengenai suatu hal atau keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, merasa atau mendengarkan hal tersebut.
Eksposisi adalah karangan yang berisi uraian atau penjelasan tentang suatu topik dengan tujuan memberi informasi atau pengetahuan tambahan.
Argumentasi adalah karangan yang bertujuan membuktikan kebenaran suatu pendapat atau kesimpulan dengan data/fakta/konsep sebagai dasar/alasan/bukti.
Persuasi adalah karangan yang bertujuan mempengaruhi emosi pembaca untuk berbuat sesuatu sesuai keinginan penulis, atau karangan yang bersifat ajakan.

Sifat karangan :
Netral, Kenetralan ini bisa terlihat pada setiap pernyataan atau penilaian bebas dari kepentingan-kepentingan tertentu baik kepentingan pribadi maupun kelompok. Oleh karena itu, pernyataan-pernyataan yang bersifat mengajak, membujuk, atau mempengaruhi pembaca perlu dihindarkan.
Logis, Kelogisan ini bisa dilihat dari pola nalar yang digunakannya, pola nalar induktif atau deduktif. Kalau bermaksud menyimpulkan suatu fakta atau data digunakan pola induktif; sebaliknya, kalau bermaksud membuktikan suatu teori atau hipotesis digunakan pola deduktif.

Bentuk karangan :
Prosa lama adalah karangan yang merupakan bentuk karya sastra yang sifatnya penguraian seluruh pikiran dan persaan serta tidak terikat irama, rima dan jumlah larik.
Prosa baru adalah karangan prosa yang timbul setelah mendapat pengaruhsastra atau budaya Barat.
Puisi adalah karangan yang mengutamakan irama, rima dan kepadatan makna.
Drama adalah karangan yang berupa dialog sebagai pembentuk alurnya.
Opera adalah drama yang mengandung musik dan nyanyian.
Karangan Ilmiah
Karangan ilmiah adalah karangan yang mengungkapkan buah pikiran hasil pengamatan, penelitian, atau peninjauan terhadap sesuatu yang disusun menurut metode dan sistematika tertentu, dan yang isi serta kebenarannya dapat dipertanggung jawabkan.
Cirri-ciri karangan ilmiah :
Logis, ialah semua keterangan yang diketengahkan mempunyai alasan yang dapat diterima akal.
Sistematis, ialah semua yang dipaparkan disusun dalam urutan yang berkesinambungan.
Objektif atau faktual, ialah keterangan yang dikemukakan didasarkan pada apa yang benar-benar ada atau sesuai dengan fakta.
Teruji, ialah keterangan yang diberikan dapat diuji kebenarannya.

Karangan Non Ilmiah
            Karangan non ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).
Ciri-ciri karangan non ilmiah :
- Ditulis berdasarkan fakta pribadi.
- Fakta yang disimpulkan subyektif.
- Gaya bahasa konotatif dan popular.
-  Bersifat imajinatif.
-  Bersifat persuasif.

Karangan Ilmiah Popular
      Karangan ilmiah popular adalah
- Komponen dan substansi ialah Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.
- Sikap penulis ialah Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan kata atau gaya bahasa impersonal.



PENUTUP
KESIMPULAN
Karangan adalah suatu karya tulis dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikan melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami atau hasil tulisan yang mengungkapkan ide, perasaan, atau pemikiran pengarang dalam satu kesatuan tema yang utuh dan menyampaikannya melalui bahasa tulis.
Karangan ilmiah ialah karangan yang mengungkapkan buah pikiran hasil pengamatan, penelitian, atau peninjauan terhadap sesuatu yang disusun menurut metode dan sistematika tertentu, dan yang isi serta kebenarannya dapat dipertanggung jawabkan. Ciri-ciri karangan ilmiah adalah karangannya logis, sistematis, teruji dan bahasanya bersifat lugas.
Karangan non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).



DAFTAR PUSTAKA
http://nasi99.wordpress.com/2011/04/15/macam-macam-karangan-dan-pengertiannya/
http://baddaysp.blogspot.com/2013/04/perbedaan-karangan-ilmiah-dan-non-ilmiah.html
http://anggerip.blogspot.com/2013/04/pengertian-karangan.html








Tidak ada komentar:

Posting Komentar